Home » Blog » Nutrisi Ibu Menyusui, Hipertensi,Diabetes dan Jadi Langsing
HowToGetExBack.com
180.000
Rp 155.000
stok habis

Nutrisi Ibu Menyusui, Hipertensi,Diabetes dan Jadi Langsing

Sunday, October 21st 2012. Posted in Info Kita

Makanan untuk ibu menyusui,Nutrisi ibu menyusuiNutrisi yang tepat untuk ibu yang menyusui dan juga menderita hipertensi serta diabetes, Ibu yang sedang menyusui membutuhkan tambahan kalori sekitar 300-500 kkal/hari dari kebutuhan total saat tidak hamil, untuk memproduksi ASI bagi sang bayi.

Jenis makanan yang dikonsumsi

Mengikuti diet gizi lengkap dan seimbang, artinya makanan yang dikonsumsi harus mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh seperti karbohidrat, protein (hewani, nabati), lemak, vitamin, mineral, serat, dan air, tentunya dengan jumlah yang sesuai kebutuhan. Adapun contoh bahan makanan sumber:

  • Karbohidrat banyak pada makanan pokok seperti nasi, kentang, roti, pasta, mie, bihun, tepung, ubi, singkong, dll.
  • Protein hewani pada daging ayam, daging sapi, ikan, telur, seafood.
  • Protein nabati pada kacang-kacangan, tahu, tempe, dll.
  • Vitamin dan mineral pada sayuran, buah-buahan, dan susu.
  • Serat pada sayur dan buah.

 Bagi penyandang diabetes dianjurkan:

  • Lebih memilih karbohidrat kompleks (nasi, sereal, roti gandum, dll) daripada karbohidrat simpleks (gula pasir, gula jawa, madu, dll), dimana konsumsi dibatasi sekitar 5-10 persen dari total kalori sehari. Jadi dianjurkan hanya sebatas bumbu untuk memasak. Jika ingin mendapatkan rasa manis yang lebih dalam makanan maupun minuman, dapat menggunakan sweetener yang sudah diijinkan oleh badan POM.
  • Pilihlah protein yang rendah lemak agar asupan kolesterol tidak melebihi 200 mg/hari.
  • Konsumsi banyak serat dari sumber alami seperti sayur dan buah.
  • Pilihlah lebih banyak jenis lemak yang baik seperti omega 3 (ikan laut dalam, flaxseed), omega 6 (biji-bijian dan kacang-kacangan) dan omega 9 (alpukat, dark chocolate, olive oil).
  • Batasi konsumsi garam sekitar 5 g/hari (setara dengan 1 sendok teh peres) mengingat adanya penyakit hipertensi. Selain itu harus diingat bahwa sumber garam dalam makanan sehari-hari juga bisa diperoleh dari penyedap rasa, makanan yang diawetkan, maupun makanan dalam kaleng. Oleh karena itu setiap kali membeli makanan yang sudah jadi, silakan membaca kandungan gizi (nutrition fact) makanan tersebut, sehingga dapat dihitung sudah berapa banyak garam/ natrium/ sodium yang dikonsumsi.
  • Contoh pembagian zat gizi tersebut dalam 1 piring (lihat gambar) dimana sayur dan buah mendapat porsi terbesar, sekitar ½ porsi, lalu nasi atau makanan pokok sekitar ¼ porsi, dan protein ¼ porsi juga. Susu 1 gelas untuk mendapatkan kecukupan vitamin, mineral (kalsium, pospor, magnesium, dll) bagi tubuh terutama bagi ibu yang menyusui.

Jadwal makan

Sebaiknya diberikan dalam porsi yang terbagi small and frequent, biasanya dalam enam kali pemberian, yang meliputi sarapan, snack pagi, makan siang, snack sore, makan malam, dan snack malam. Adapun tujuan pembagian tersebut agar kadar gula yang dihasilkan dari makanan yang dikonsumsi tidak melonjak secara drastis, karena porsi yang diberikan sekaligus dalam jumlah banyak.

@Female.Kompas

Incoming search terms:

Shopping cart:
Jumlah = pcs

Lihat Keranjang
Jumlah Nama Barang Berat (kg) Total
0 0,00 Kg Rp 0,00
keranjang anda kosong